Dalam rangka mewujudkan kesejahteraan bangsa dan mencari titik temu antarperspektif ekonomi, Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (DPP IAEI) menyelenggarakan Simposium Sumbangan Ekonomi Pancasila, Ekonomi Islam dan Ekonomi Konvensional, Menuju Pembangunan Indonesia yang Berkeadilan Sosial. Acara yang menghadirkan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto dan Menteri Agama sekaligus Ketua Umum IAEI Prof. Nasaruddin Umar ini dilaksanakan pada Selasa, 8 September di Ruang Graha Sawala, Gedung Ali Wardhana, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI, Jakarta.
Melalui laman ini, kami menyediakan materi presentasi dan rumusan narasumber simposium sebagai referensi bagi akademisi, praktisi, pembuat kebijakan, mahasiswa, serta masyarakat yang ingin mendalami gagasan integrasi pemikiran ekonomi tersebut. Materi ini memuat analisis konseptual, tinjauan komparatif, serta strategi mengenai sinergi antara sistem ekonomi konvensional, ekonomi Islam, dan ekonomi Pancasila, dengan penekanan kuat pada bagaimana ketiga perspektif ini dapat saling melengkapi—bukan dipertentangkan—untuk mewujudkan visi pembangunan nasional.
Kami berharap materi ini dapat menjadi sumber pembelajaran, memperkaya diskursus akademik nasional, serta mendukung perumusan kebijakan ekonomi yang lebih inklusif, merata, dan berlandaskan pada nilai-nilai keadilan sosial bangsa.
Selamat membaca dan semoga bermanfaat.



