Sekretariat IAEI kembali menggelar Friday Booster, program kajian internal rutin yang hadir setiap Jumat sebagai ruang berbagi wawasan dan pengalaman nyata dari para praktisi bagi Staf IAEI. Pada sesi kali ini, IAEI menghadirkan M. Hasan Gaido, ketua komite pengembangan industri halal dan ekosistem haji, yang juga pendiri dari Gaido Group, sebuah ekosistem bisnis syariah yang bermula dari satu perusahaan travel haji dan umrah pada 2003 dan telah berkembang mencakup sembilan sektor mulai dari travel, keuangan, kesehatan, logistik, retail, kuliner, media, wisata, hingga filantropi. Dalam sesi yang beliau beri judul The Gaido Ways, Hasan Gaido membagikan perjalanan, filosofi, dan pelajaran nyata di balik dua dekade membangun bisnis berbasis nilai Islam.
Gaido Group tidak memulai dengan target ekspansi. Tiga nilai dasar yang menjadi kompas sejak awal adalah ibadah, bisnis, dan dakwah. Filosofi utama yang beliau pegang adalah bisnis adalah dakwah, bekerja adalah ibadah, dan ekonomi adalah pengabdian. Bagi Gaido Group, tiga prinsip itu bukan sekadar slogan, melainkan sistem operasi dalam merekrut orang, mengambil keputusan, dan menentukan ke mana laba dialokasikan.
"Kalau bisnis kita lihat sebagai dakwah, maka standar kita bukan hanya profit. Standar kita adalah apakah bisnis ini memberi manfaat, apakah prosesnya halal, dan apakah hasilnya berkah," jelas beliau. Pendekatan ini lah akhirnya yang membentuk model keadilan ekonomi Gaido, dimana ekosistem lebih diutamakan dari individu, nilai didistribusikan secara merata, dan keberkahan bersifat sistemik.
Gaido Group memiliki road map yang terbentang hingga 2052 dengan visi menjadikan Indonesia sebagai sentral ekonomi syariah dunia pada 2045. Untuk itu, beliau menjalankan gerakan nasional Gaido Connected dengan target mencetak satu juta pengusaha ekonomi syariah melalui empat strategi utama yakni digitalisasi, kolaborasi, rekrutmen, dan globalisasi.
Perjalanan dua dekade itu tidak selalu mulus. Ketika pandemi COVID-19 menghantam industri travel secara langsung, ekosistem Gaido yang beragam menjadi penyelamat. Sektor logistik dan retail tetap bergerak saat travel terpaksa berhenti."Ekosistem itu bukan strategi pemasaran. Itu adalah sistem perlindungan. Kalau satu sektor terpukul, sektor lain bisa menopang," tutur beliau.
Di penghujung sesi, Hasan Gaido secara khusus menyampaikan pesan kepada generasi muda, para mahasiswa dan jajaran sekretariat yang menjadi bagian dari ekosistem IAEI. Beliau menyebut bahwa peran yang paling relevan untuk dimainkan generasi saat ini ada pada tiga hal, yakni inovasi digital, membangun startup halal, dan mengembangkan global mindset.
Beliau menutup sesi dengan pernyataan yang menjadi benang merah perjalanan Gaido Group selama dua dekade lebih. "Bisnis bukan hanya tentang keuntungan, tetapi tentang ibadah." ungkap beliau.
Friday Booster adalah program kajian internal rutin Sekretariat IAEI yang menghadirkan praktisi, akademisi, dan pemikir untuk berbagi wawasan bagi staf IAEI sebagai bagian dari komitmen IAEI dalam mendorong pengembangan sumber daya manusia yang cakap secara intelektual, matang secara karakter, dan siap berkontribusi nyata bagi ekosistem ekonomi syariah Indonesia.




