Musyawarah Wilayah (Muswil) Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI) Wilayah Sumatera Utara menetapkan Dr. Kaswinata, sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah IAEI Sumatera Utara periode 2026–2031. Muswil yang berlangsung di Ruang Rapat Rektorat Universitas Dharmawangsa, Medan, Jumat (4/9), menjadi momentum penguatan sekaligus reaktivasi organisasi IAEI di Sumatera Utara. Kaswinata terpilih melalui mekanisme pemungutan suara tertutup setelah sejumlah nama diusulkan oleh peserta yang memiliki hak suara.
Sekretaris Jenderal IAEI, Dr. Sutan Emir Hidayat, turut hadir dan memberikan arahan pada agenda Muswil. Ia mengatakan pelaksanaan Muswil menjadi bagian dari langkah reaktivasi organisasi untuk kembali memperkuat eksistensi dan kontribusi IAEI di Sumatera Utara. “Muswil ini merupakan bentuk reaktivasi dari pusat untuk menghidupkan kembali IAEI di Sumatera Utara,” ujar Sutan Emir.
Ia berharap kepengurusan baru dapat membangun konsolidasi organisasi sekaligus memperkuat peran IAEI dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di daerah.
Kaswinata selaku Ketua DPW menyampaikan komitmennya untuk membawa IAEI Sumatera Utara menjadi organisasi yang inklusif, produktif, dan berkelanjutan. Penguatan organisasi harus berjalan seiring dengan upaya memperbesar kontribusi ekonomi syariah terhadap perekonomian Sumatera Utara.
“Mari kita bawa IAEI menjadi organisasi yang inklusif sehingga mampu berjalan secara produktif dan berkelanjutan untuk membawa dan meningkatkan share ekonomi syariah di Sumatera Utara dari tahun-tahun sebelumnya,” tegas Kaswinata.
Kaswinata menilai pengembangan ekonomi syariah tidak dapat dilakukan oleh satu lembaga saja. Kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan menjadi penting untuk memperkuat ekosistem, meningkatkan literasi dan inklusi, serta memperluas akses masyarakat terhadap layanan ekonomi dan keuangan syariah.
IAEI Sumatera Utara akan membuka dan memperkuat kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia, perbankan syariah, dan pelaku pasar modal syariah.
Pelaksanaan Muswil menjadi bagian dari penguatan jejaring IAEI di lingkungan perguruan tinggi. Wakil Rektor III Universitas Dharmawangsa Umar Hamdan Nasution menyambut baik pelaksanaan Muswil dan berharap momentum tersebut dapat memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan IAEI. Pihak Yayasan Universitas Dharmawangsa juga menyampaikan dukungan terhadap penguatan organisasi IAEI di Sumatera Utara dan membuka peluang pembentukan Komisariat IAEI di Universitas Dharmawangsa.
Muswil diikuti perwakilan dari 12 perguruan tinggi negeri dan swasta (PTN/PTS) di Sumatera Utara serta satu komisariat aktif, yakni Politeknik Negeri Medan (Polmed). Sejumlah tokoh turut hadir, antara lain Sekretaris Jenderal IAEI Dr. Sutan Emir Hidayat, Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Dharmawangsa Dr. Amri Nasution, dan Koordinator IAEI Wilayah Barat Prof. M. Yafiz.
Dengan terbentuknya kepemimpinan baru, IAEI Sumatera Utara diharapkan semakin aktif menjalankan peran organisasi dalam mendorong pengembangan ekonomi dan keuangan syariah, memperkuat kolaborasi antarpemangku kepentingan, serta menghadirkan program yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan perekonomian daerah.



