• Tentang
  • Publikasi
  • Berita & Artikel
  • Program
  • Menjadi Member
  • id
    Loading...
    id
    Loading...
      Kembali ke daftar berita

      Bagikan

      IAEI Turkiye Sukses Besar Selenggarakan SAKINAH Türkiye 2026

      Forum internasional ini menjadi ruang akademik untuk membahas kontribusi ekonomi dan keuangan Islam dalam merespons ketidakpastian ekonomi global

      Secretariat

      Ditulis oleh Secretariat

      31 Oktober 2026
      10 Mnt Baca

      SAKİNAH TÜRKİYE 2026: Global Forum on Islamic Finance diselenggarakan pada 26–28 Oktober 2026 di Sakarya, Türkiye, dengan mengangkat tema “Islamic Finance Integration for Global Crisis Resilience.” Forum internasional ini menjadi ruang akademik untuk membahas kontribusi ekonomi dan keuangan Islam dalam merespons ketidakpastian ekonomi global, ketidakstabilan keuangan, tekanan lingkungan, serta ketimpangan sosial.

      Kegiatan ini diselenggarakan oleh Indonesian Association of Islamic Economists (IAEI) Türkiye bekerja sama dengan Department of Islamic Economics and Finance serta Research Center for Islamic Economics and Finance (İSEFAM), Sakarya University. Forum tersebut mempertemukan akademisi, peneliti, praktisi, pemangku kebijakan, dan mahasiswa untuk bertukar hasil penelitian, mendiskusikan perspektif kebijakan, serta memperluas kerja sama akademik lintas negara.

      Rangkaian kegiatan berlangsung dalam format hibrida, yang mencakup presentasi makalah secara daring dan luring, sesi pleno, Leaders Talk, serta kegiatan kunjungan akademik. Berdasarkan handbook resmi, forum ini memuat 68 makalah penelitian, terdiri atas 44 presentasi daring dan 24 presentasi luring. Peserta berasal dari enam negara, sementara para presenter mewakili delapan kewarganegaraan. Keterlibatan akademisi dan institusi dari berbagai negara memperluas ruang pertukaran pengetahuan dalam bidang ekonomi dan keuangan Islam.

      Pada sesi pembukaan yang berlangsung pada 27 Oktober 2026, Ketua Umum IAEI, Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, M.A., menyampaikan sambutan pembuka. Wakil Rektor Sakarya University, Prof. Dr. Mehmet Emiroglu turut memberikan sambutan sekaligus membuka forum secara resmi. Kehadiran kedua tokoh tersebut mencerminkan pentingnya kolaborasi antara Indonesia dan Türkiye dalam pengembangan kajian ekonomi dan keuangan Islam.

      Sesi pleno mengangkat tema utama forum dengan menghadirkan Prof. Mehmet Asutay, Direktur Durham Centre for Islamic Economics and Finance, Durham University, Inggris, serta Prof. Dr. Shafiullah Jan, Program Director Centre for Excellence in Islamic Finance (CEIF), Institute of Management Sciences Peshawar, Pakistan. Diskusi dimoderatori oleh Assoc. Prof. Dr. Hakan Aslan, Direktur Research Center for Islamic Economics and Finance, Sakarya University.

      Selain sesi pleno, forum ini menyelenggarakan Leaders Talk bertajuk “Shaping the Future of Islamic Economics & Finance Curriculum: Bridging Academia, Industry and Policy to Prepare Graduates for Global Crisis Resilience.” Sesi tersebut membahas penguatan kurikulum ekonomi dan keuangan Islam melalui keterhubungan antara dunia akademik, industri, dan kebijakan publik. Pembicara yang terlibat meliputi Prof. Dr. Usman Ghani dari Institute of Management Sciences Peshawar, Assoc. Prof. Ali Rama, S.E., M.Ec., Ph.D. dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, serta Dr. Hüseyin Burgazoğlu dari Sakarya University.

      Sebanyak 68 makalah penelitian yang tercantum dalam program akademik mencakup sepuluh bidang tematik. Pembahasannya meliputi ketahanan perbankan Islam, stabilitas saham syariah, takaful dan mitigasi risiko, integrasi zakat dan wakaf, keuangan mikro Islam bagi UMKM, green sukuk dan keberlanjutan, pemulihan industri halal, harmonisasi regulasi global, keuangan Islam berkelanjutan, serta teknologi finansial syariah dan pemulihan krisis.

      Cakupan tersebut menunjukkan bahwa diskusi mengenai keuangan Islam tidak terbatas pada operasional lembaga keuangan, tetapi juga mencakup instrumen keuangan sosial, pengembangan industri halal, inovasi teknologi, dan keberlanjutan. Integrasi berbagai bidang tersebut menjadi salah satu pendekatan yang dibahas untuk memperkuat ketahanan ekonomi dan mendorong pembangunan yang lebih inklusif.

      Pelaksanaan forum ini didukung oleh Badan Pengelola Keuangan Haji Republik Indonesia (BPKH RI) sebagai sponsor, serta sejumlah institusi mitra dari Indonesia dan Pakistan. Kolaborasi tersebut memperkuat dimensi internasional forum dan membuka ruang bagi pengembangan jejaring penelitian serta kemitraan kelembagaan di bidang ekonomi dan keuangan Islam.

      Rangkaian SAKİNAH TÜRKİYE 2026 dijadwalkan berlanjut hingga 28 Oktober 2026 melalui kegiatan field study ke Istanbul, dengan kunjungan ke Bilim Vakfi, Hagia Sophia, Masjid Sultan Ahmed atau Blue Mosque, serta sejumlah situs lain yang berkaitan dengan warisan ekonomi Islam pada masa Ottoman.

      Ketua IAEI Turkiye, Dr Aam Slamet Rusydiana menyampaikan bahwa forum ini diharapkan mampu mendorong penguatan dialog akademik dan kerja sama internasional untuk mengembangkan sistem keuangan Islam yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan. Pertukaran hasil penelitian dan perspektif kebijakan diharapkan dapat menjadi landasan bagi pengembangan kajian lebih lanjut serta kolaborasi antara akademisi, praktisi, dan institusi terkait.

      Berita Lainnya

      Lihat Semua Berita
      Sekjen IAEI Paparkan Pengalaman Indonesia, Perkuat Kolaborasi Ekonomi Syariah ASEAN-GCC

      26 Juni 2026

      Dekan FEBI UIN Sunan Kudus Jajaki Kerja Sama dengan IAEI

      27 April 2026

      Indonesia Peringkat 3 Ekonomi Islam Dunia: Insight SGIE Report 2024/2025

      10 Juli 2025

      Sekjen IAEI: AI Harus Dipandu Maqasid Syariah agar Menjadi Instrumen Kemaslahatan yang Berkelanjutan

      2 Juli 2026

      Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI)

      Gedung Dhanapala Lt. 2 Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Jl. Dr. Wahidin No. 1, Senen Raya, Jakarta Pusat 10710

      dpp@iaei.or.id
      (021) 384 0059 WA +62851 6324 0059

      Situs Terkait

      Loading...

        Copyright © 2026 DPP IAEI - Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia. All rights reserved.

        FAQ Kebijakan Privasi