Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI) resmi melantik kepengurusan Dewan Pimpinan Wilayah IAEI Kalimantan Timur di Grand Sawit Hotel, Samarinda, Kamis (15/10). Pelantikan ini menjadi langkah penguatan organisasi dalam mendorong pengembangan ekonomi dan keuangan syariah serta memperluas kontribusi akademisi dan praktisi bagi pembangunan ekonomi daerah.
Prosesi pelantikan dilaksanakan oleh Wakil Ketua Umum IAEI, Prof. Irfan Syauqi Beik, dan Surat Keputusan (SK) kepengurusan dibacakan oleh Dr. Erika Takidah, dari Bidang Pengembangan Organisasi, Pembinaan Wilayah, dan Komisariat. DPW IAEI Kalimantan Timur dipimpin oleh Prof. Dr. Hj. Darmawati, M.Hum., bersama 21 pengurus untuk menjalankan amanah organisasi dalam 13 bidang kepengurusan.
Kepengurusan baru ini diharapkan memperkuat koordinasi internal dan sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam mengembangkan potensi ekonomi syariah di Kalimantan Timur. Upaya tersebut dapat diwujudkan melalui program strategis yang berfokus pada peningkatan literasi ekonomi Islam, pengembangan sumber daya manusia, serta perluasan kemitraan dengan perguruan tinggi, pemerintah, dan lembaga terkait.
Sebagai organisasi yang menghimpun akademisi, praktisi, dan pemerhati ekonomi Islam, IAEI memiliki ruang kontribusi dalam menghubungkan pengembangan keilmuan dengan kebutuhan masyarakat dan pembangunan daerah. Melalui jejaring tersebut, IAEI diharapkan dapat mendorong riset, edukasi, dan kolaborasi yang mendukung penguatan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah.
Pelantikan ini sekaligus menjadi awal bagi DPW IAEI Kalimantan Timur untuk menerjemahkan amanah organisasi ke dalam program kerja yang terarah dan berkelanjutan. Dengan memperkuat kolaborasi lintas sektor, IAEI diharapkan dapat turut mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif, berdaya saing, dan berlandaskan prinsip-prinsip Islam.


