• Tentang
  • Publikasi
  • Berita & Artikel
  • Program
  • Menjadi Member
  • id
    Loading...
    id
    Loading...
      Kembali ke daftar berita

      Bagikan

      Langkah Strategis IAEI Kalsel: Persiapan Musywil dan Pembentukan Tim Formatur

      Pertemuan ini menjadi langkah krusial dalam upaya memperkuat tata kelola organisasi serta menyelaraskan program strategis di tingkat wilayah.

      Secretariat

      Ditulis oleh Secretariat

      20 Juni 2026
      10 Mnt Baca

      Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI) sukses melaksanakan agenda Konsolidasi Jaringan IAEI Wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel) pada Jumat, 19 Juni 2026, di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Pertemuan ini menjadi langkah krusial dalam upaya memperkuat tata kelola organisasi serta menyelaraskan program strategis di tingkat wilayah.

      Agenda konsolidasi ini dihadiri oleh jajaran pengurus pusat, termasuk Wakil Ketua Harian DPP IAEI, Drs. Agustianto Mingka, M.A., serta Ketua Bidang I Pengembangan Organisasi, Penguatan Wilayah dan Komisariat, Prof. Dr. A. Jajang W. Mahri. Pertemuan juga diikuti oleh perwakilan dari berbagai institusi strategis, termasuk Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta sejumlah perguruan tinggi di Kalimantan Selatan seperti UIN Antasari, Universitas Lambung Mangkurat (ULM), STIMI, UNISKA, Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, Universitas Terbuka, Politeknik Hasnur, STIE Nasional Banjarmasin, IBITEK, IAI Darussalam, Poliban, STIE Pancasetia, dan DPS RS Islam Sultan Agung.

      Dalam forum tersebut, DPP IAEI bersama peserta konsolidasi menghasilkan keputusan strategis, yaitu pembentukan Tim Formatur untuk persiapan Musyawarah Wilayah (Musywil) Kalimantan Selatan. Tim ini terdiri dari perwakilan masing-masing kampus dan institusi terkait yang hadir. Seluruh pihak sepakat bahwa Musyawarah Wilayah akan dilaksanakan selambat-lambatnya satu bulan setelah pertemuan konsolidasi ini.

      Wakil Ketua Harian DPP IAEI, Drs. Agustianto Mingka, M.A., dalam arahannya menekankan bahwa penguatan organisasi merupakan prioritas utama. “Konsolidasi wilayah adalah langkah strategis untuk memperkuat fondasi organisasi sekaligus memperluas kontribusi IAEI di daerah. Kita menargetkan penguatan berkelanjutan melalui peningkatan kapasitas pengurus, pengembangan jejaring, serta aktivasi program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

      Saat ini, IAEI Wilayah Kalimantan Selatan memiliki potensi besar dengan total delapan komisariat. Forum konsolidasi ini sekaligus menjadi momen untuk memulai reaktivasi bagi enam komisariat yang belum aktif, serta membuka peluang pembentukan lebih dari 20 komisariat baru di berbagai perguruan tinggi di wilayah tersebut. 

      Langkah ini sejalan dengan agenda strategis IAEI tahun 2026 yang berfokus pada penguatan kelembagaan, digitalisasi data keanggotaan. Dengan penguatan struktur organisasi ini, IAEI optimis Kalimantan Selatan dapat menjadi pusat pengembangan ekonomi dan keuangan syariah yang lebih aktif, inklusif, dan berkontribusi signifikan bagi pembangunan ekonomi daerah. Menurut Prof. Jajang "Pola konsolidasi di Kalimantan Selatan ini sangat komprehensif dan efektif dalam memperkuat jejaring. Saya optimis model ini bisa menjadi best practice yang kita replikasi untuk memperkuat organisasi di wilayah-wilayah lain."

      Berita Lainnya

      Lihat Semua Berita
      Perluas Jaringan, IAEI Bentuk Komisariat di Universitas Jenderal Soedirman

      18 Mei 2022

      Komisariat UIN KHAS Jember Gelar Seminar Nasional dan Pelantikan Pengurus

      21 April 2022

      Pengurus Pusat IAEI Temui The Lord Mayor of The City of London

      1 Juli 2022

      Sekjen IAEI Beri Keynote Speech di IFN Indonesia Forum

      4 Oktober 2022

      Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI)

      Gedung Dhanapala Lt. 2 Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Jl. Dr. Wahidin No. 1, Senen Raya, Jakarta Pusat 10710

      dpp@iaei.or.id
      (021) 384 0059 WA +62851 6324 0059

      Situs Terkait

      Loading...

        Copyright © 2026 DPP IAEI - Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia. All rights reserved.

        FAQ Kebijakan Privasi