• Tentang
  • Publikasi
  • Berita & Artikel
  • Program
  • Menjadi Member
  • id
    Loading...
    id
    Loading...
      Kembali ke daftar berita

      Bagikan

      Muswil IAEI Jawa Tengah Tetapkan Prof. Naelati Tubastuvi sebagai Ketua DPW Periode 2026–2031

      Kepemimpinan periode 2026–2031 diharapkan dapat melanjutkan capaian yang telah dibangun sekaligus menghadirkan inovasi baru dalam pengembangan organisasi

      Secretariat

      Ditulis oleh Secretariat

      10 September 2026
      10 Mnt Baca

      Dewan Pimpinan Wilayah Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (DPW IAEI) Jawa Tengah memperkuat konsolidasi organisasi melalui Musyawarah Wilayah (Muswil) yang digelar di Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Rabu (9/9). Forum tersebut menetapkan Prof. Naelati Tubastuvi, sebagai Ketua DPW IAEI Jawa Tengah periode 2026–2031 sekaligus Ketua Tim Formatur penyusunan kepengurusan periode mendatang.

      Muswil menjadi bagian penting dalam menjaga kesinambungan organisasi sekaligus mengevaluasi pelaksanaan program kerja periode sebelumnya. Selain menetapkan kepemimpinan baru, forum tersebut membahas penguatan tata kelola, konsolidasi komisariat, sistem pelaporan kegiatan, serta strategi pengembangan IAEI di Jawa Tengah.

      Dalam forum tersebut, Prof. Naelati menyampaikan laporan pertanggungjawaban kepengurusan periode sebelumnya. Ia menekankan bahwa Muswil tidak hanya menjadi mekanisme organisasi, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi dan kebersamaan seluruh elemen IAEI di Jawa Tengah.

      “Muswil bukan hanya bagian dari mekanisme organisasi, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan membangun kebersamaan dalam menjalankan program-program IAEI,” ujar Prof. Naelati.

      Ia menyampaikan, perkembangan organisasi IAEI Jawa Tengah dalam periode sebelumnya tidak terlepas dari kontribusi seluruh pengurus dan dukungan para pengurus terdahulu. Berbagai fondasi yang telah dibangun menjadi modal penting untuk melanjutkan penguatan organisasi pada periode berikutnya.

      “Perkembangan tata kelola organisasi pada periode ini tidak terlepas dari kontribusi dan dukungan seluruh pengurus. Fondasi yang telah dibangun bersama menjadi pijakan untuk melanjutkan dan meningkatkan kinerja IAEI Jawa Tengah ke depan,” katanya.

      Salah satu pembahasan penting dalam Muswil adalah penguatan sistem pelaporan kegiatan dari tingkat komisariat kepada DPW. Pelaporan secara berkala dinilai penting untuk memastikan aktivitas organisasi dapat terdokumentasi dengan baik serta mendukung tata kelola yang lebih tertib, terukur, dan terintegrasi.

      Pertumbuhan jumlah komisariat di Jawa Tengah juga menjadi salah satu capaian positif yang disoroti dalam forum. Penambahan komisariat dinilai dapat memperluas jangkauan organisasi sekaligus membuka ruang yang lebih besar bagi IAEI untuk berkontribusi dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di berbagai daerah.

      Namun, pertumbuhan jaringan organisasi perlu diikuti dengan peningkatan kualitas kelembagaan. Karena itu, evaluasi secara berkala terhadap keberadaan dan kinerja komisariat dipandang penting agar ekspansi organisasi berjalan seiring dengan peningkatan kapasitas pengurus dan efektivitas program kerja.

      Muswil juga memberikan perhatian pada aspek penjaminan mutu organisasi. Langkah tersebut diperlukan agar seluruh unsur organisasi memiliki standar tata kelola dan pelaksanaan program yang semakin baik.

      Selain laporan program, Muswil turut menyampaikan laporan keuangan sebagai bagian dari upaya memperkuat transparansi dan akuntabilitas organisasi. Forum juga menjadi momentum untuk menyampaikan apresiasi kepada para pengurus periode sebelumnya atas dedikasi dan kontribusi dalam membangun IAEI Jawa Tengah.

      Kepemimpinan periode 2026–2031 diharapkan dapat melanjutkan capaian yang telah dibangun sekaligus menghadirkan inovasi baru dalam pengembangan organisasi, penguatan literasi ekonomi Islam, serta peningkatan kontribusi IAEI terhadap ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di Jawa Tengah.

      “Ke depan, kita ingin IAEI Jawa Tengah semakin solid, tidak hanya dari sisi kelembagaan, tetapi juga dari program-program yang memberikan manfaat nyata bagi pengembangan ekonomi dan keuangan syariah,” pungkas Prof. Naelati.

      Berita Lainnya

      Lihat Semua Berita
      Friday Booster IAEI: M. Hasan Gaido Ungkap Rahasia Membangun Bisnis Halal yang Bertahan Dua Dekade

      27 April 2026

      Buka Booth Pameran, IAEI Sosialisasikan Organisasi di ICIEF ke-15

      23 Februari 2024

      Perkuat Jejaring dan Regenerasi Organisasi, Muswil IAEI Jakarta Raya Tetapkan Prof. Dr. M. Nur Rianto Al Arif sebagai Ketua

      19 Juni 2026

      Ketua Umum IAEI Buka Gelaran Pelantikan Pengurus dan Rapat Kerja Nasional IAEI 

      28 November 2025

      Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI)

      Gedung Dhanapala Lt. 2 Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Jl. Dr. Wahidin No. 1, Senen Raya, Jakarta Pusat 10710

      dpp@iaei.or.id
      (021) 384 0059 WA +62851 6324 0059

      Situs Terkait

      Loading...

        Copyright © 2026 DPP IAEI - Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia. All rights reserved.

        FAQ Kebijakan Privasi