• Tentang
  • Publikasi
  • Berita & Artikel
  • Program
  • Menjadi Member
  • id
    Loading...
    id
    Loading...
      Kembali ke daftar berita

      Bagikan

      Waketum IAEI: Kualitas SDM Jadi Kunci Indonesia Pimpin Ekonomi Syariah Global

      Besarnya populasi Muslim, pertumbuhan aset, dan dukungan regulasi belum cukup tanpa ditopang SDM yang kompeten dan mampu menjawab kebutuhan industri

      Secretariat

      Ditulis oleh Secretariat

      2 September 2026
      10 Mnt Baca

      Wakil Ketua Umum Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI) Prof. Irfan Syauqi Beik, menegaskan bahwa kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi faktor kunci bagi Indonesia untuk memperkuat posisi sebagai salah satu pusat ekonomi syariah global. Menurutnya, besarnya populasi Muslim, pertumbuhan aset, dan dukungan regulasi belum cukup tanpa ditopang SDM yang kompeten dan mampu menjawab kebutuhan industri. Hal tersebut disampaikan pada Webinar Ready to Compete: SDM Ekonomi Syariah Indonesia di Tengah Persaingan Global, yang diselenggarakan secara daring melalui Zoom, Selasa (1/9).

      Prof. Irfan menyoroti data learning-adjusted years of schooling yang menunjukkan kesenjangan antara lama pendidikan dan kualitas pembelajaran. Rata-rata lama pendidikan di Indonesia mencapai 12,4 tahun, namun setelah disesuaikan dengan kualitas pembelajaran setara sekitar 7,8 tahun. “Ini menjadi salah satu tantangan yang ujung-ujungnya berimplikasi pada penurunan produktivitas sumber daya yang kita miliki. Ini PR yang sangat luar biasa,” tegas Prof. Irfan.

      Menurut Prof. Irfan, penguatan SDM ekonomi syariah telah menjadi bagian dari agenda kebijakan nasional melalui RP3SI 2023–2027, Masterplan Ekonomi Syariah Indonesia, RPJMN, dan RPJPN. Hingga Mei 2026, sebanyak 23 provinsi dan 182 kabupaten/kota telah mengadopsi indikator ekonomi syariah dalam perencanaan pembangunan daerah. Namun, implementasinya perlu ditopang SDM yang kompeten.

      “Keberhasilan kebijakan ini sangat bergantung pada kapasitas SDM. Karena itu, kita perlu memperkuat pendidikan dan sertifikasi kompetensi, mempererat kolaborasi industri dan perguruan tinggi, serta mendorong riset dan inovasi yang relevan dengan kebutuhan kebijakan dan industri,” ujar Prof. Irfan.

      Pengalaman Indonesia dalam pengembangan SDM ekonomi syariah juga mulai mendapat perhatian di tingkat global. Prof. Irfan mencontohkan misinya di Sokoto, Nigeria, dalam memberikan pelatihan capacity building, yang menunjukkan bahwa pengalaman Indonesia berpotensi berkontribusi bagi penguatan ekosistem ekonomi syariah, baik di dalam negeri maupun di tingkat global.

      Berita Lainnya

      Lihat Semua Berita
      IAEI Bersama AFSI dan Universitas Gunadarma Sinergi Pengembangan Ekonomi Syariah

      20 Agustus 2026

      Gelar Silaknas, IAEI Refleksikan Peran dalam Pembangunan Ekonomi Nasional

      15 Mei 2025

      IsDB Group Annual Meetings and Golden Jubilee

      15 Mei 2024

      Gerakan Sosial PIALANG Hadir di Segambut: Membekali Rumah Tangga PMI di Malaysia dengan Literasi Keuangan Syariah

      15 Desember 2025

      Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI)

      Gedung Dhanapala Lt. 2 Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Jl. Dr. Wahidin No. 1, Senen Raya, Jakarta Pusat 10710

      dpp@iaei.or.id
      (021) 384 0059 WA +62851 6324 0059

      Situs Terkait

      Loading...

        Copyright © 2026 DPP IAEI - Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia. All rights reserved.

        FAQ Kebijakan Privasi